Home / Artikel Haji / Islami / Definisi Kemenangan dan Kesuksesan

Definisi Kemenangan dan Kesuksesan

Memang terjadi banyak kebingungan di dunia kita hari ini. Relativitas nilai dipadu dengan subjektivitas tak terbatas bisa mengaburkan kesejatian yang hakiki. Ditambah kedangkalan berpikir manusia yang bertemu dengan keangkuhan bodoh orang berilmu. Pas. Semuanya semakin memperkeruh air kehidupan yang sejatinya adalah obat penghilang dahaga jiwa bagi setiap kondisi manusia.

kemenangan

Efek sampingnya adalah definisi yang tak pasti. Kita mengalami kebingungan yang tidak sederhana hanya pada ingin menjelaskan suatu hal. Tak adanya kepastian dan kesepakatan yang diraih tentang definisi suatu hal, membuat kenisbian pendapat justru menjadi kebenaran mutlak. Parameter nilai yang kita percayakan atau sengaja titipkan pada seseorang – baik tokoh ataupun bukan, anehnya seakan menjadi satu-satunya kebenaran yang tak tertandingi. Hasilnya, perbedaan pendapat adalah musibah besar di golongan sosial hidup kita. Urat syaraf menegang, otot pertempuran mengalami kontraksi, wajah peperangan siap ditampakkan. Masuklah kita pada kegelapan hidup dengan kebodohan yang dangkal.

Termasuk bagaimana kita meredefinisi kemenangan dan kesuksesan. Sering kali, karena tarikan dunia yang begitu luar biasa, kita dengan mudah menilai keberhasilan atas akumulasi informasi dan pengalaman yang tidak terbukti keilmiahan dan empirismenya. Ambillah contoh, bagaimana kita menilai seseorang sukses atau tidak. Umumnya, kesuksesan hidup selalu dinyatakan dengan pertumbuhan ekonomi, status sosial yang meninggi, status akademik yang semakin melangit, dan penilaian-penilaian (sangat) sederhana lain.

Padahal, bukankah hidup kita ini layaknya putaran roda yang selalu dinamis. Bahwa kehidupan kita yang singkat di bumi Allah ini dipergantikan siang dan malamnya, hujan dan kemaraunya, panas dinginnya, serta pasangan abadi antara kebenaran dan kejahatan. Karenanya, hidup tak lain adalah perputaran dan pergantian keadaan. Kemenangan ataupun kekalahan hanyalah suatu kondisi yang akan terjadi di dalam hidup kita jika kita membeli syarat-syarat keberadaannya dengan utuh.

“Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada'[231]. dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim” (QS. Ali Imraan ayat 140)

Ayat di atas memberi pelajaran kepada kita semua untuk mengaitkan proses kemenangan dan kekalahan yang kita alami dalam hidup dengan korelasi ilahiah semata. Sehingga mulai saat ini, kita tidak perlu berpusing untuk menilai apa definisi kesuksesan hidup. Kita hanya patut untuk berpikir bagaimana memenuhi syarat-syarat kemenangan. Agar memang kemenangan itu yang menjadi takdir kita. Dengan tetap bergerak maju, berdoa, dan melaju.

Hal kedua yang harus kita perhatikan, ialah bahwa kemenangan atau kesuksesan dan kegagalan adalah suatu hal yang dipergilirkan. Karenanya tak ada manusia yang sukses terus. Sebagaimana tidak pernah ada juga manusia yang mengalami kegagalan terus menerus. Niat, ikhtiar, dan doa kita sajalah yang terus menjadi fokus perhatian. Sedangkan penilaian orang lain, menjadi tidak relevan. Biarkan nilai dalam menilai sesuatu, kita titipkan pada Allah saja. Agar tak lagi bias, agar tak lagi nisbi, agar tak lagi ada kebingungan kita dalam menghadapi tantangan hidup ini. Terus maju, terus melaju, dan terus menuju. (AA)

dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (QS At Taubah ayat 105)

Comments

comments

Check Also

Setiap Anak Dilahirkan dalam kondisi Fitrah Suci

Ada keprihatinan yang sangat mendalam di hati kami. Begitupun dengan yakin kami sampaikan keprihatinan itu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *