Muhajirin Anshor dan orang yang mengikuti setelahnya

Written by Perlengkapan Haji on . Posted in Artikel Haji / Islami

Ini bukan kegiatan para guru dan pengajar. Yang periodik membutuhkan pengakuan kualitas pengajarannya dari dinas dan kementerian terkait. Juga bukan acara tahunan sebuah kampus. Yang demi keberlangsungan hidup dan hajatnya di wilayah pendidikan, juga membutuhkan pengakuan dan pernyataan positif badan tertentu. Tapi kegiatan ini kami maksudkan di dalam sepanjang hidup kita. Sepanjang nafas kita.

kaum-muhajirin

Saudaraku yang mulia, marilah kita simak sebuah taujih (arahan) dari Allah SWT terhadap sebuah kaum  dan golongan.

“orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar.” (QS. At Taubah ayat 100)

Dua kaum di atas (muhajirin dan anshar – red), dinisbatkan di dalam alquran sebagai dua kelompok yang beriman pada masa awal. Masa di mana Rasulullah SAW yang mulia begitu berat mendapatkan ujian di dalam ekspansi nilai-nilai Islam. Tekanan, gangguan, sampai pada ancaman kematian merupakan kerikil-kerikil tajam yang harus beliau lalui demi seluruh umat manusia. Termasuk kita yang bahkan tak pernah beliau temui.

Tentu hal tersebut adalah puncak kesulitan dakwah islam yang begitu hebat. Meskipun begitu, Anshar dan Muhajirin tak bergeser sedikitpun dari pijakan keimanannya. Kedua kelompok ini menjamin kelangsungan dakwah islam dan keselamatan Nabi yang mulia dan dimuliakan. Melindunginya, membentenginya, mendengarkan perintahnya, berperang bersamanya, dan masih banyak jasa-jasa jariyah yang lain.

Hasilnya, konsistensi yang hebat ini menjadikan mereka sebagai kelompok yang benar-benar mendapatkan sertifikasi kebaikan. Kelompok Muhajirin dan Anshar telah terbukti mendapatkan nilai yang baik di hadapan Allah SWT. Legitimasi kebaikan mereka Allah sampaikan lewat ungkapan “Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah”. Bahwa kerelaan dan keridhaan Muhajirin dan Anshar untuk menundukkan nafsu dan syahwatnya terhadap aturan yang telah diberikan Allah SWT, terbayar tunai dengan kerelaan Allah terhadap mereka.

Mereka mendapatkan kemenangan yang besar. Mereka mendapatkan kemuliaan yang tinggi. Dengan penempatan mereka di syurga Allah dengan gambaran “surga-surga yang mengalir sungai-sungai”. Mereka tertakdir untuk berada di dalamnya dalam jangka waktu tak terhingga; selama-lamanya. Atau dalam bahasa lain, waktu mereka adalah kekal. Tanpa kurang. Tanpa terkurangi. Walaupun hanya sedetik.

Penjelasan di atas semakin menyatakan jabatan derajat tinggi di hadapan Allah SWT. Derajat yang jauh sama sekali dari nilai remeh. Derajat yang hanya bisa diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya yang mulia dan termuliakan.

Dengan logika keimanan yang benar, tentu kita semua – anda dan saya, sangat menginginkan hal yang sama terjadi pada diri kita. Status bahwa Allah ridha terhadap kita selayaknya menjadi target operasi yang harus  sering menjadi visi. Terutama di dalam setiap ibadah yang kita lakukan. Kesempatan itu masih terbuka lebar. Sangat lebar. Karena Allah sampaikan lewat ayat di atas, kelompok ketiga yang bisa mendapatkan ridha Allah adalah kelompok  “orang-orang yang mengikuti mereka (muhajirin dan anshar) dengan baik”. Ini dalil yang bisa kita gunakan sebagai pondasi motivasi penghambaan kita terhadap Allah SWT.

Cukuplah dengan terus mencari profil orang-orang yang shalih – yang diwakili oleh Muhajirin dan Anshar, sebagai cara cerdas, singkat, efektif, dan terbaik yang bisa kita lakukan. Dengan mengikuti jalannya, mengikuti kebiasaan dan gaya hidupnya, kita berharap agar derajat kita sampai pada keridhaan Allah SWT. Semoga. Insya Allah. (AA)

Rabb….ridhailah kami….

Kata populer:

  • kebiasaan kaum ansor dan muhajirin
  • orang orang golongan muhajirin
  • orang orang kaum muhajirin

Comments

comments

Tags:

Trackback from your site.

Leave a comment