Home / Artikel Haji / Islami / Petunjuk itu adalah Al-Quran

Petunjuk itu adalah Al-Quran

Tentu saja di rumah anda ada minimal satu buah televisi. Entah berapa ukurannya, apa merknya, dan berapa harganya. Pertanyaannya, bagaimanakah anda menggunakan televisi atau alat elektronik anda ? Kebanyakan, tidak pernah mengindahkan buku petunjuk yang disertakan dari pabrik sebagai panduan. Rasanya sudah ada beberapa dari anda yang mengangguk tanda setuju dari apa yang kami sebutkan di atas.

Apa yang terjadi berikutnya? Televisi memang hidup sesuai dengan apa yang anda lihat dari iklan. Atau bahkan anda telah melihat sendiri saat dicoba di toko tempat anda membelinya. Berbagai saluran televisi pun dipancarkannya dengan baik. Suara speaker-nya yang sangat bombastis seakan membuat anda dan keluarga yang menontonnya merasa sedang di bioskop atau pertunjukkan langsung. Sangat seru dan bombastis.

Al Quran petunjuk hidupku

Sehari, seminggu, sebulan, setahun, dan begitu seterusnya televisi ini hadir di tengah-tengah keluarga anda. Dia menjalankan tugasnya dengan baik. Menghibur anda, istri, dan anak-anak anda dengan suguhan apapun sesuai dengan apa yang diinginkan pemiliknya. Siapapun bisa menjadi rajanya. Cukup menekan tombol yang ada di remote control, maka saluran akan berganti-ganti. Bahkan sering kali anak-anak kita menjadikannya permainan dengan terus mengganti-ganti saluran televisi yang disimaknya.

Beberapa tahun kemudian, mulai terjadi penurunan performance kerja televisi yang anda bangga-banggakan. Mulai dari suara yang “gemresek”, gambar yang terkadang berpengaruh oleh cuaca, sampai mungkin yang paling berat, siaran kesayangan kita hanya tinggal kumpulan semut abu-abu yang berdesak-desakan satu dengan yang lain.

Meski memang banyak kemungkinan atas kerusakan yang terjadi, setidaknya kita akan tahu potensi kerusakan yang ada jika saja kita lebih manusiawi memperlakukan televisi itu. Kalau saja buku panduan petunjuk penggunaan yang menyertainya bisa kita simak dengan cermat, maka akan kita temukan cara paling optimal dalam merawatnya. Sehingga kerusakan akan bisa kita minimalisir. Konsekuensinya, televisi kita semakin awet, menyenangkan, dan menjadi hiburan saat penat terhadap keseharian hidup yang kita alami. Buku petunjuk penggunaan menjadi penting untuk diperhatikan.

Sekarang bagaimana dengan anda dan saya. Bukankah kita juga memiliki kesamaan dengan televisi. Menjalani kehidupan yang mungkin sama dalam satuan waktunya. Bahkan mungkin kinerja kita jauh lebih berat ketimbang apa yang dilakukan televisi. Bekerja mencari nafkah, belajar di sekolah, bermasyarakat, dan begitu banyak pekerjaan lain yang harus dilakukan untuk memenuhi syarat kenormalan hidup di bumi.

Dan apakah petunjuk penggunaan untuk menjalani kehidupan ini sering kita indah dan perhatikan. Atau jangan-jangan pemuliaan terhadapnya hanya berlaku satu tahun sekali yaitu di bulan Ramadhan. Itu pun hanya dilakukan oleh sekelompok ibu-ibu yang sudah semakin menua usianya. Bahkan mungkin, jika buku petunjuk itu anda ambil sekarang, anda bisa terbatuk-batuk, disebabkan tebalnya debu yang menutupinya.

Petunjuk itu adalah Al Quran. Kitab yang mampu menjembatani dialog kita dengan Allah SWT. kalimat-kalimat yang tertulis di dalamnya adalah kalimat paling agung dan paling mudah untuk dipahami. Agar tidak terjadi kebingungan dan kecemasan dalam menghadapi kehidupan bak rimba raya. Jika petunjuk tak pernah dibaca dan dipahami, bagaimana mungkin kehidupan kita – selaku muslim bisa berjalan begitu indah dan terang. Apalagi mampu memancarkan siaran yang indah ke orang yang melihatnya. Seberapapun kuatnya sinyal antena pemancar ilahiah yang dikirimkan, tak pernah mampu ditangkap dengan baik jika Al Quran tak menjadi rujukan.

Maka marilah untuk kembali. Kembali meminta rujukan dari petunjuk kehidupan yang sudah dikirimkan Allah SWT. Tak ada aturan paling lengkap, tak ada sastra yang paling menyentuh, tak ada cerita paling apik, tak ada nasihat paling bijak, dan tak ada nutrisi hati yang paling baik selain Al Quran. Kembalilah sebelum jasad yang kita pakai ini rusak. Karena, jika di sekitar rumah kita ada service untuk memperbaiki televisi, sesungguhnya tak pernah ada service untuk memperbaiki diri, kecuali Al Quran. Kembalilah..kembalilah. (AA)

Comments

comments

Check Also

Setiap Anak Dilahirkan dalam kondisi Fitrah Suci

Ada keprihatinan yang sangat mendalam di hati kami. Begitupun dengan yakin kami sampaikan keprihatinan itu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *